CIAMIS, (GNC);- Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya memberikan gagasannya untuk membentuk forum silaturahmi daerah perbatasan Ciamis dan Kuningan.
Pihaknya merasa perlu adanya forum tersebut seperti halnya KUNCI BERSAMA yang merupakan forum gabungan Kabupaten Kota diperbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
“Jika tingkat kabupaten kota ada forum KUNCI BERSAMA, maka saat ini tidak ada salahnya digagas oleh Kecamatan Rancah dan Kecamatan Subang (Kuningan) untuk membentuk forum silaturrahmi perbatasan semata-mata untuk kebersamaan,” Ujarnya.
Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutan pada puncak acara peringatan tahun baru Islam Gebyar Muharram 1445 Hijriah yang digelar pada Minggu (23/07/2023), di Lapang Sepak Bola Gagak Ngampar Desa Dadiharja Kecamatan Rancah.
Baca juga: Peringatan HUT Koperasi ke-76 digelar Dekopinda dan DKUKMP Kab.Ciamis
Lanjut, Bupati Ciamis juga menyampaikan bahwa acara gebyar muharram tersebut menjadi momentum untuk lebih memperkuat silaturrahmi dan persaudaraan khususnya bagi warga masyarakat yang berada di perbatasan antara Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Kuningan.
“Momen ini harus lebih ditingkatkan untuk mempererat persaudaraan dan silaturahmi khususnya daerah yang ada di perbatasan,” imbuhnya.
Acara yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati Kuningan, serta diikuti oleh masyarakat di Kecamatan Rancah dan dua Desa dari Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan, berlangsung sangat meriah.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Ciamis juga menyerahkan bantuan bagi anak yatim yang berada di 5 Desa di Kecamatan Rancah yakni Desa Patakaharja, Desa Janggalaharja, Desa Giriharja, Desa Bangunjaya dan Dadiharja masing-masing sebesar 10 juta rupiah.
Bantuan tersebut diketahui bersumber dari infak, sodakoh dan zakat dari para ASN di Kabupaten Ciamis yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Ciamis kepada para Kepala Desa dari 5 Desa penerima bantuan.
“Khusus bagi para kades di kecamatan Rancah, saya menyampaikan amanah dari ASN untuk para yatim piatu yang ada di masing-masing desa, berikan kepada yang benar-benar berhak,” ungkapnya.
Dituturkannya, setiap tahun infak sodakoh dan zakat ASN tidak lebih dari 3 Miliar rupiah yang diberikan kepada yatim piatu, jompo dan bantuan berupa rumah tidak layak huni.
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat diterima dan memberikan manfaat bagi warga masyarakat di Kabupaten Ciamis,”harapnya.
*PROKOPIM CIAMIS*