Pimpinan Pesantren dan Santri di Tasik Akan Dites Narkoba

0

TASIKMALAYA- Para santri dan pimpinan pesantren di Kota Tasikmalaya akan dites urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi apakah peredaran narkoba sudah masuk ke pesantren atau pesantren aman dari narkoba.

Tes urine santri dan pondok pesantren itu juga sebagai implementasikan surat edaran Wali Kota Tasikmalaya no 354/SE 612-Kesbangpol/2019 tentang optimalisasi pencegahan pemberantasan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN) serta pelaksanaan kelurahan bersih Narkoba.

“Ponpes berperan membantu mencegah dan mengantisipasi peredaran serta penyalahgunaan narkoba. Selama ini BNN belum melakukan tes urine di kalangan Pesantren. Mengacu pada surat edaran wali kota, BNN kami akan menyisir Ponpes untuk melakukan tes urine baik terhadap pimpinan, termasuk para santri,” kata Kepala BNN Kota Tasikmalaya Tuteng Budiman di Gedung Serba Guna Komplek Balaikota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1, Cibungur, Kota Tasikmalaya, Selasa (19/3/2019).

Tuteng menambahkan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba sangat dibutuhkan dari kalangan dan lembaga apapun agar peredaran narkoba tidak semakin merajalela.

“Tes urine di pesantren nanti sebagai bentuk upaya pencegahan semata. Tidak ada unsur menyudutkan dan kecurigaan, karena semua komponen masyarakat wajib bersinergi melakukan pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” kata dia.

Wakil Walikota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengapresiasi langkah BNN yang akan melakukan tes urine ke Pondok Pesantren.” Saya pikir ini bagus, Pemkot mendukung renxana tes urine ini. Mudah-mudahan bisa ke semua kalangan masyarakat, ini kaitannya dengan pencegahan,” kata Yusuf. Dia pun meminta BNN semakin gencar melakukan sosialisasi pencegahan peredaran dan penyalahgunaan, salah satunya dengan aktif melakukan tes urine.

” Saya sangat mendukung langkah BNN untuk masuk pesantren dan apabila ditemukan positip hukum berat,” katanya.

(Visited 37 times, 3 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here