Kawasan Masjid Agung Ciamis Butuh Penerangan Tambahan

0

CIAMIS-DKM Masjid Agung Ciamis menginginkan di kawasan Masjid ditambah penerangan. Sebelumnya tokoh masyarakat juga menyoroti hal tersebut, yang melihat kawasan sekitar Masjid terlihat gelap gulita saat malam.

“Terima kasih banyak atas perhatuan dan harapan para tokoh masyarakat Ciamis yang mana telah menginkan masjid agung ini ditambah penerangannya,” ungkap Ketua DKM Masjid Agung Ciamis H.Wawan S Arifien.

Tentunya perhatian ini sangat bermanfaat bagi DKM khsususnya umumnya warga masyarakat tatar galuh.

“Perhatian ini merupakan bagian dari syiar Islam dimana penerangan tersebut me jadi salah satu faktor hal penting bagi syiar Islam,” ungkap H.Wawan S Arifien.

Dijelaskanya, harapan warga dan tokoh masyarakat akan kesucian masjid Agung tersebut terutama dalam penerangan itu merupakan harapan pihak DKM dari dulu.

“Kami DKM masjid agung telah lama dan telah berkali-kali mengusulkan penambahan dan mengganti lampu yang padam ke dinas pertamanan,” ungkap H.Wawan S Arifien.

Namun demikian lanjut dia hingga selama ini pula penambahan lampu ataupun penggantian lampu yang padam ini belum direspon oleh pihak terkait.

“Tak hanya sebatas kurangnya lampu tanam yang kami usulkan namun dibeberapa titik jawasan Masjid Agung seperti sebelah utara ataupun selatan dirasa kurang,” tegas H.Wawan S Arifin.

Sementara untuk didalam mesjid Agung sendiri diakuinya sudah merasa cukup.

“Selain kurangnya lampu penerangan ini pula sejak taman raflesia di renovasi dan para PKL berpindah ke taman atas dekat mesjid tentu tidak menutup kemungkinan menjadikan kawasa sedikit tak enak dipandang mata,” ungkapnya.

Memang sah-sah saja warga berdatangan ke taman namun sedikit miris bila saja waktu Shalat di dalam Masjid lagi Shalat diluar bercanda gurau.

Selain itu, tak bisa dipungkiri sejak PKL pindah mendakti Masjid disekitar kawasan pagar tercium bau aroma tak sedap seperti ada warga yang kencing sembarangan.

“Untuk hal ini kiranya mari kita semua untuk kembali menjaga keasrian masjid dan tentunya hal ini semua menjadi tolak ukur kepedulian terhadap syiar Islam bagi kita semua,” tegas H.Wawan S Arifien. (Cecep/Galuhnews)

(Visited 8 times, 5 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here