Ini Dia Bocoran Hasil Tes SKD Kemenag

0
hasil tes SKD kemenag

JAKARTA-Pengumuman hasil tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2018 dilaksanakan mulai Selasa (27/11/2018). Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun Twitter resminya, @BKNgoid mengabarkan, hasil SKD mulai dirilis satu per satu sampai awal Desember 2018

“Seperti mimin (maksudnya admin) janjikan, pengumuman SKB akan keluar 1 per 1. Silakan cek web/medsos instansi, namun bila blm ada, berarti proses verval blm selesai. First of all, welcome aboard peserta SKB #CPNS2018 @Kemlu_RI,” tulis akun @BKNgoid.

Makanya pelamar CPNS 2018 diminta untuk mengecek website atau media sosial instansi yang dilamar. Untuk Kabupaten Ciamis bisa cek di http://bkdd.ciamiskab.go.id/ untuk kota Tasikmalaya juga bisa dicek di web resmi pemkab Tasikmalaya.

Bila belum ada, kata admin @BKNgoid, artinya proses verifikasi dan validasi belum selesai.

Untuk hasil SKD instansi yang pertama kali diumumkan BKN adalah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Lantas, bagaimana dengan instansi lain, Kementerian Agama (Kemenag) misalnya.

Lewat akun Twitter-nya, @Kemenag_RI menjelaskan, jika hasil SKD dan peserta yang ikut SKB akan diumumkan melalui website http://kemenag.go.id.

Kemenag juga akan mengumumkan hasil SKD CPNS 2018 lewat akun resmi lainnya.

Penjelasan Kemenag ini menanggapi pertanyaan dari seorang netter dengan akun @mufazian271 yang bertanya, apakah pengumuman peserta yang lolos SKB Kemenag akan diumumkan di website resmi?

Pasalnya, ia adalah peserta ujian SKD untuk formasi pengadaan barang/jasa di IAIN Kediri.

Berikut link untuk memantau hasil SKD dan peserta SKB CPNS Kemenag 2018

LINK hasil SKD dan peserta SKB CPNS Kemenag 2018

Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman dari Kemenag terkait hasil SKD dan peserta SKB CPNS 2018 pada situs resmi tersebut.

Bocoran Materi Tes SKB CPNS Kemenag

Kementerian Agama (Kemenag) memberikan bocoran seputar materi tes yang akan dijalani para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Saat ini, tahapan seleksi CPNS 2018 tengah memasuki proses verifikasi dan validasi hasil tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

BKN menyebut, jika ada empat level (tingkat) verifikasi dan validasi yang dikerjakan BKN sebagai Pelaksana Panselnas.

Hal ini dilakukan untuk memastikan agar tak terjadi kesalahan.Oleh karena itu, belum diketahui kapan pengumuman hasil SKD dan peserta SKB akan dirilis. Namun, data hasil SKD tersebut nantinya akan diserahkan BKN kepada masing masing instansi untuk diumumkan.

Sejauh ini, BKN memberikan kode bila ujian SKB akan digelar mulai 4 Desember bagi instansi yang menggunakan metode tes CAT BKN.

Kapan pengumuman hasil SKD, banyak instansi yang menyarankan agar peserta yang berpotensi lolos untuk bersiap menghadapi SKB. Pasalnya, SKB memiliki bobot 60 persen dalam tahapan seleksi CPNS dan sisanya, 40 persen berasal dari tes SKD.

Dari nilai integrasi dua tes tersebut akan ditentukan siapa saja yang lulus menjadi CPNS.

Satu di antara instansi yang mengingatkan agar peserta bersiap menghadapi SKB adalah Kementerian Agama (Kemenag), instansi favorit para pelamar CPNS 2018.

Lewat akun Instagram-nya, Kemenag membocorkan akan ada tiga tahapan tes yang harus dilewati para peserta saat SKB.

Yaitu praktik kerja, wawancara, dan psikotes.

Ketiga materi tes ini memiliki bobot yang berbeda.

Tes praktik kerja memiliki bobot 40 persen, sedangkan psikotes dan wawancara masing-masing 35 persen dan 25 persen.

“Jadi sudah semestinya mulai dari sekarang atur strategi agar tidak salah arah saatnya nanti,” tulis akun @kemenag_ri dalam postingan terbarunya.

Akun @kemenag_ri juga mengingatkan, walau wawancara memiliki bobot yang paling kecil dalam ujian SKB, namun bisa jadi wawancara penentu kelulusan.

Sebab, akan muncul grogi saat seseorang tes wawancara.

“Sehebat apapun, saat wawancara akan muncul grogi.

Maka yang perlu dilakukan adalah minimalisir tingkat grogi tersebut.

Sekaligus belajar menguasai literasi dan merangkai kalimat singkat, padat, mudah dipahami, dan meyakinkan,” tulis akun tersebut.

Bila perlu, lanjut akun @kemenag_ri, calon peserta bisa mulai latihan untuk wawancara dengan orang terdekat. Rekam suara dan evaluasi kembali setiap susunan kalimat.

sumber: tribunews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here