Ratna Sarumpaet Akhirnya Ditangkap Polisi

0
ratna sarumpaet
@copyright detik.com

JAKARTA-Akhirnya Ratna Sarumpaet diamankan polisi di Bandara Soekarno-Hatta. Ratna sempat heboh karena menyebar hoax telah dianiaya di Bandung. Ratna ditangkap saat akan terbang ke Chilie untuk menghadiri The 11th Women Playrights International (WPI) Conference 2018 di Santiago, Chile.

Penangkapan Ratna dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Namun Argo cuman bilang “Ya, Tunggu saja di Krimum (Polda Metro),” katanya. Ratna Sarumpaet ditangkap berdasarkan laporan ke Polda Metro Jaya gara-gara hoax penganiayaan. Penyelidikan kasus hoax Ratna Sarumpaet terus diselidiki polisi.

Ratna Sarumpaet sudah mengakui berbohong mengenai penganiayaan. Polri sebelumnya juga membeberkan temuan fakta yang menyanggah pernyataan-pernyataan pihak terkait Ratna soal penganiayaan.

Selain Ratna Sarumpaet, sejumlah orang memang dilaporkan terkait dugaan penyebaran hoax penganiayaan Ratna. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasistomengatakan mereka yang terlapor di antaranya Fadli Zon dan Dahnil Anzar Simanjuntak.

Ratna terancam dijerat Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau UU ITE. Aktivis perempuan itu ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus hoax penganiayaan. Menurut pengacara Ratna, Insank Nasruddin, kliennya tidak menyampaikan kabar hoax secara langsung ke publik.

“Iya faktanya kan kalian tahu seperti apa. Seperti itulah artinya, begini, Ibu Ratna tidak menyampaikan secara langsung, tidak ada dia menyampaikan ke publik bahwa dia melakukan seperti itu, nggak ada sama sekali,” ujar Insank, di kediaman Ratna, di Jalan Kampung Melayu Kecil V/24, Bukitduri, Jakarta Selatan, Jumat (5/10/2018).

Ia mengaku menyerahkan seluruhnya kepada penyidik. Insank tak mau berspekulasi siapa yang semestinya salah terkait hal tersebut. Sebab menurutnya awalnya Ratna hanya menjawab pertanyaan keluarganya mengenai penyebab muka lebam.

“Itu bukan kapasitas kami dan biarkan polisi bekerja dulu. Kita tunggu bagaimana selanjutnya perkara ini,” ujarnya.

Sebelumnya Ratna mengaku berbohong mengalami penganiayaan di Bandung. Ratna menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak, Ratna secara gentle mengakui kebohongan berawal hanya untuk mencari alasan ke anak-anaknya. Sebenarnya, Ratna berkunjung ke rumah sakit untuk keperluan sedot lemak pada Jumat (21/10).

Perkara kebohongan Ratna pun berlanjut pada pelaporan ke kepolisian. Ratna dan sejumlah orang dilaporkan terkait dugaan penyebaran hoax penganiayaan Ratna. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyebut mereka yang terlapor di antaranya Fadli Zon dan Dahnil Anzar Simanjuntak.

Ratna telah ditetapkan sebagai tersangka karena hoax berita penganiayaan. Ratna juga telah dicegah berpergian ke luar negeri selama 20 hari ke depan.
(yld/nvl)

sumber.detik.com

(Visited 6 times, 5 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here