Pemiliknya Ikut Jamaah Tabligh Megawisata Icakan Disulap Jadi Pesantren

0
icakan

Megawisata Icakan di Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat resmi ditutup. Ini kabar mengagetkan. Betapa tidak, objek wisata yang jadi andalah Kabupaten Ciamis setelah Pangandaran lepas ini merupakan objek wisata pavorit. Alasan penutupan Icakan masih simpang siur.

Pengelola bilang setiap bulan pengunjung turun akibat ada aturan kolam renang laki-laki dan perempuan dipisah. Tapi berdasarkan informasi dari pihak keluarga, owner Icakan H Maman ingin menyulap icakan sebagai pesantren karena selama ini objek wisata icakan banyak mudharatnya.

Salah satu pengelola Wahana Mega Wisata Icakan, Asep Hendra membenarkan H Maman Megabaja memang mendirikan pondok pesantren di areal lahan wisata. Kehidupan H Maman memang kini berubah drastis, tambah agamis karena masuk jamaah tablig. Menurut pihak keluarga H Maman ingin mengisi sisa hidupnya untuk agama.

“Ya mau dialihfungsikan untuk pesantren, masa di lingkungan pesantren ada objek wisata,” kata Asep Hendra. Namun meski ditutup kata Asep wahana wisata masih dirawat. Masyarakat bisa datang ke Icakan untuk berenang dan botram bersama keluarga. “Tapi perempuan dilarang masuk ke area kolam renang,” katanya.
Objek wisata seluas 70 hektare itu telah dibangun beberapa wahana wisata seperti beberapa wahana wisata masing-masing, Waterboom,Danau Buatan Icakan Flaying Fox, Kereta wisata: Rp. 10.000, Monster rat, Wahana Sepeda Air, Cinema 3D, Cinema 4D dan sirkuit motorcros.

Ada juga fasilitas penunjang lainnya seperti Mesjid Baeturrahman yang berdiri megah, beberapa Toilet bersih, Sarana Bermain anak, sarana Outbond, sarana camping, atau kalau anda pengen melangsungkan pernikahan di kawasan ini, anda bisa menyewa tempat yang tersedia untuk resepsi pernikahan.

Adapun rute Menuju Mega Wisata Icakan Dengan kendaraan pribadi, dari arah Bandung, Tasikmalaya, Banjar, atau Jawa Tengah bisa masuk ke arah Cirebon atau Kawali dari Alun-Alun ciamis. Dari Alun-Alun Ciamis terus melaju sampai menemukan Jalan utama menuju Mega Wisata Icakan. Sedangkan jika menggunakan kendaraan umum, naik angkot 016 Jalatrang-Ciamis dari Alun-Alun Ciamis.

Ditutupnya wisata Icakan disayangkan oleh Kabid Destinasi Dinas Parawisata Ciamis, Budi Kurnia, mengaku belum mendapat pemberitahuan resmi terkait penutupan Wahana Mega Wisata Icakan dari pemiliknya. Dirinya, kata Budi, baru mengetahui kabar itu dari media sosial. “Mungkin itu keputusan pemiliknya. Kami harus menghargai. Hanya, apabila dilihat dari sisi parawisata, Ciamis sudah kehilangan salah satu destinasi andalannya,” katanya.

Budi menambahkan, Wahana Mega Wisata Icakan sudah menjadi icon wisata Kabupaten Ciamis. Bahkan, kata dia, sebagian orang luar daerah, mengenal Ciamis ketika setelah berkunjung ke Icakan. “Objek wisata di Ciamis bukan hanya icakan ada beberapa objek wisata lainnya. Mudah mudahan yang lain bisa berkembang,” katanya. (lia/galuhnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here