Setelah Bunuh Anak 2,5 Tahun, Seorang Ayah Gantung Diri di Hutan

0

SUKABUMI: Sangat biadab..! Itulah kata yang pantas bagi pembunuh balita bernama Rafi yang ditemukan tewas di Gunung Sampai, Kampung Legok Arey, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Diduga balita berusia 2,5 tahun tersebut diduga dibunuh ayahnya. Tak lama kemudian ayahnya juga ditemukan gantung diri.

Peristiwa menghebohkan itu pertama kali ditemukan kakeknya di dekat mohon mahoni di Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi dengan kondisi sudah meninggal dunia. Ada tanda-tanda kekerasan di bagian leher balita tersebut.

“Memang terlihat ada bekas cekikakan, ini bisa saja dibunuh,” kata tetangga korban Ade Hudaya.

Seperti dilansir Antara, kasus dugaan pembunuhan tersebut terungkap saat kakek korban subuh harinya menangis sambil membawa lampu senter mencari cucuknya Rafi. Tiap gorong-gorong dan rimbunan pohon pun diperiksa satu persatu. Kemudian kakek korban naik ke Guunung Sampai dan menemukan cucunya tergeletak di bawah pohon mahoni.

Teriakan kakek korban tersebut memicu warga berdatangan dan langsung melarikan Rafi ke rumah sakit. Ternyata dari hasil visum terdapat luka bekas cekikan ditambah goresan bekas kuku.

Namun, masyarakat curiga keberadaan Agung (ayah korban) yang tidak ada di lokasi ditambah ada warga yang kehilangan tambang. Tanpa pikir panjang warga langsung naik lagi ke Gunung Samping dan benar saja di lokasi penemuan jenazah Rafi tepatnya di atas pohon mahoni setinggi tujuh meter tersebut juga ditemukan jasad ayah korban yang diduga tewas gantung diri

“Kami langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Nyalindung dan jasad kedua korban dibawa ke RSUD Sekarwangi,” tukasnya.

Hingga saat ini Polsek Nyalindung masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus ini dan masih meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mencari barang bukti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here