Tokoh dan Masyarakat Ingin MTQ Digelar di Kawali

0

CIAMIS-Sejumlah tokoh masyarakat Kawali dan jajaran pemerintahan Kecamatan Kawali, Budayawan dan Tokoh Pemuda mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ciamis di Jalan Siliwangi Jumat (27/10). Kedatangan mereka mempertanyakan informasi akan dipindahkannya pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) 2017 dari Kawali ke wilayah perkotaan Ciamis. Menurut informasi pelaksanaan MTQ akan digelar pada pertengahan November.

Masyarakat Kawali meminta dan memohon meminta agar pelaksanaan MTQ 2017 tetap dilaksanakan di Kecamatan Kawali, itu berdasarkan hasil musyawarah dua tahun lalu di hari terakhir pelaksaan MTQ 2015 di Kecamatan Rancah.

Tokoh Masyarakat Kawali yang juga Mantan Camat Kawali Hidayat Taufik menuturkan setelah ditunjuknya Kecamatan Kawali menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ 2017, tokoh masyarakat kawali diundang rapat oleh Camat dan membentuk panitia lokal. Kemudian melakukan rapat koordinasi dalam rangka mewujudkan kepercayaan Pemerintah Daerah Ciamis terhadap Kawali sebagai tuan rumah MTQ.

“Berkairan dengan Hasil rapat setelah pelaksanaan MTQ di Rancah 2015, MTQ berikutnya dilaksanakan di Kawali. Sejak saat itu masyarakat sudah disosialisasikan. Kami berbenah, tidak hanya mental termasuk sarana dan prasarana,” ujar Taufik saat ditemui usai pertemuan dengan Kepala Kemenag Ciamis Yusron Kholid.

Menurut Taufik, persiapan untuk MTQ 2017 di Kawali sudah mencapai 90 persen. Masjid sufsh direnovasi hingga menelan biaya Rp8 miliar, rapat persiapan secara komperhensif dilansanakan. 200 rumah singgah bagi para kafilah dari 26 Kecamatan sudah disiapkan di 4 Desa. Yakni Kawali, Linggapura, Kawalimukti dan Karangpawitan. Termasuk tempet untuk Panitia Kabupaten telah disediakan.

“Kedatangan kami ke Kemenag ini karena mendengar dari Sekretaris Kecamayan dan Kepala KUA yang telah diundang rapat LPTQ, hasilnya untuk pelaksanaan MTQ tidak jadi di Kawali tapi di Ciamis. Sehingga masyarakat merasa Kecewa,” jelasnya.

Masyarakat Kawali tetap meminta agar pelaksanaan MTQ 2017 dilaksanakan di Kawali. Harus kembali kepada keputusan awal. Pihaknya yakin dan selalu berpikir positif dimana pelaksanaan MTQ telah siap digelar di Kawali.

“Karena memang ini beban moril panitia dan Camat terhadap masyarakat karena telah dua tahun melakukan persiapan. Seandainya jadi pasti akan sukses. Saya tidsk berpikir tidak jadi,” katanya.

Tokoh Kawali juga menanyakan alasan akan dipindahkannya Pelaksanaan MTQ dari Kawali ke Ciamis. Sehingga hal ini membuat masyarakat menjadi bertanya-tanya.

“Hasil audiensi ini kami optimis bisa digelar di Kawali. Kemenag juga menerima aspriasi kami, pasti Bupati juga akan mempertimbangkannya. Kepala Kemenag akan menyampaikan aspriasi ini kepada Bupati didampingi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Ciamis Yusron Kholid mengatakan awal informasi dari Bupati Ciamis, untuk pelaksanaan MTQ akan digilir antara di Daerah kemudian di Kabupaten. Yang berhak menentukan waktu dan tempat usernya ada pada Bupati Ciamis.

“Memang hasil musyawarah kemarin akan disampaikan, termasuk aspirasi dari masyarakat Kawali akan kami sampaikan. Kedatangan masyarakat Kawali ini menjadi masukan bergarga. Tentunya keluhan dan kekecewaan kni akan disampaikan secara utuh,” jelas Yusron yang juga sebagai Wakil Ketua LPTQ Ciamis.

Yusron mengapresiasi kenginan mulia masyarakat Kawali yang antusias menggelar MTQ ini dan sangat ingin ayat-ayat Al Quran dilantunkan di Kawali. (Cecep/Galuhnews.com)

(Visited 8 times, 6 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here