PKL Alun-alun Minta Lokasi Tempat Berjualan

0

CIAMIS-Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Taman Anggur Alun-alun Ciamis kini kebingungan untuk berjualan. Pasalnya, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebersihan merelokasi dan melarang para PKL dari tempat berjualan di dalam Taman Anggur beberapa waktu lalu.

Padahal sebelumnya, para PKL yang biasa beroperasi dari pukul 15.00 sampai pukul 21.00 ini berani berjualan di dalam lokasi Taman atas seizin dan penempatan dari pejabat berwenang. Setelah sekian lama, kini PKL tidak diperkenankan lagi berjualan di lokasi tersebut.

Kemudian, PKL direlokasi ke sekitaran bawah Taman Raflesia Ciamis tepatnya dibawah Bilboard. Namun para PKL mengaku jualan di tempat tersebut sepi pembeli setelah mencoba berjualan seminggu. Lalu PKL yang berjumlah sekitar 10 PKL ini pindah ke Jalan Tentara Pelajar tepatnya di depan SMP Negeri 4 Ciamis.

“Di depan SMP juga sepi tidak ada pembelinya, jangankan untung untuk modal saja tidak ada. Padahal yang dirumah perlu biaya untuk keperluan sehari-hari,” ujar Aep, salah seorang pedagang PKL saat ditemui di Alun-alun Ciamis Selasa (24/10).

Para PKL kemudian mencoba berpindah ke Jalan Ir H Jujanda atau dipinggir Taman Anggur. Menurut PKL lokasi disana cukup strategis banyak pembeli yang berdatangan. Namun lagi-lagi PKL mendapat larangan, kini dari Dinas Perhubungan Ciamis. Lokasi mereka dagang kini merupakan jalan dan area parkir bagi para pengunjung Alun-alun Ciamis.

“Kemarin dan hari ini kami masih diperbolehkan untuk berjualan. Tetapi untuk besok katanya kami tidak boleh berjualan disini. Lantas kami harus berjualan dimana. Kami memohon kepada pemerintah untuk menyediakan tempat relokasi yang strategis untuk berjualan. Kami disini sudah berjualan cukup lama,” pungkasnya.

Selasa sore (24/10) petugas dari Satpol PP Ciamis dan Dinas Perhubungan Ciamis meminta para PKL agar tidak berjualan di Ir H Juanda. Karena merupakan lahan parkir dan jalan utama. Namun mendapat pertentangan dari PKL, kemudian Anggota DPRD Ciamis Ganjar M Yusuf mencoba memediasi antara PKL dengan Pemerintah.

Akhirnya disetujui untuk Selasa sore sampai malam PKL masih diizinkan untuk berjualan di lokasi itu. Namun untuk keesokan harinya PKL diminta untuk kembali berjualan dibawah Bilboard atau lokasinya di bawah Taman Raflesia Ciamis. (Cecep/Galuhnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here