Sering Nyabu, Terdakwa Mengaku Tahan Lapar dan Segar ?

0

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Terdakwa kasus kepemilikan narkoba jenis sabu, Sri Rudi (40) mengakui, alasan mengonsumsi sabu-sabu karena mendapatkan kekuatan tambahan dalam aktivitas kerjanya.

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Tedi Setiawan menjelaskan, terdakwa tidak merasakan lapar dan merasa segar. Terdakwa juga mengaku sabu – sabu tersebut digunakan untuk dirinya sendiri dan tidak diperjual belikan lagi.

“‎Terdakwa Sri Rudi mengakui badannya menjadi lebih fit setelah mengonsumsi sabu, karenanya setiap bulan dia membeli sabu kepada seorang pengedar,  D sebanyak satu paket seharga Rp300 ribu,” ujar Tedi, Rabu (10/2/2016).

Menurut Tedi, usai membeli sabu, terdakwa kemudian mengonsumsinya dengan cara meletakkan di atas alumuniun foil lalu dibakar menggunakan korek api gas dan dihisap dengan menggunakan alat hisap/bong yang terbuat dari botol air mineral.

“Karena merasakan manfaatnya, terdakwa kemudian kembali memesan sabu kepada D seharga Rp300 ribu sebelum akhirnya ditangkap oleh petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat beserta barang bukti satu paket sabu,” tambah Tedy. ‎

Sebelum dijebloskan ke sel tahanan, terdakwa sempat di tes urine dan hasilnya positif menggunakan methafetamine yang dikonsumsi terdakwa tanpa izin dari pihak berwajib. ‎

‎”Akibat perbuatannya terdakwa terancam hukuman 12 tahun penjara sebagaimana diatur dalam dakwaan pertama pasal 112 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia nomor 35/2009 tentang narkotika. Dan dakwaan kedua pasal 127 ayat 1 huruf A Undang Undang Republik Indonesia nomor 35/2009 tentang narkotika,” jelasnya.

(Adi/Yun)

(Visited 1 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here